Membubung

Oleh: Benn Rosyid

Kumembubung

Tinggi, di angkasa

Yang membubungpun bukan aku

Yang sedang menulis bait puisi ini. Tapi aku yang lain,

Yang didalam topeng, yang saban hari berganti-ganti

Kumembubung

Tapi takut jatuh, pasti rasanya sakit sekali

Berdebam keras, tidak diatas tanah

Yang jatuhpun bukan aku

Yang sedang berdiri dengan kaki gemetar ngilu ini. Tapi aku yang lain,

Yang menggigil dibalik bait-bait manis

Ketika mengenang parasmu itu

Kumembubung, lagi

Dari yang sebelumnya hanya duduk diam menunggu

Menjadi tetap duduk, tapi membubung tak keruan, di angan-angan

Aku bukan orang yang menggebu-gebu memanjat pohon, karena kusadari

Bahwa buah yang kuinginkan, yang kudambakan, jika matang, ia akan jatuh sendiri

Dalam membubung, aku berpikir, aku orang yang naif, karena tak waspada pencuri

Mei 2014

___

Sumber Gambar

Advertisements

15 thoughts on “Membubung

Add yours

      1. Nah ini nih… Bercandaan gadis muda masa kini dapat membuat para lelaki menjadi sangat agresif πŸ˜‚ Kalau banyak yang nganggap becandaan kamu serius gimana Tia wkwk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: